Senin, 03 Februari 2025

PERTOBATAN

Matius 3:2
Bertobatlah,
sebab Kerajaan Sorga sudah dekat

Kisah Para Rasul 3: 19
Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu
dihapuskan.

1. Apakah kalian pemah melakukan kesalahan yang melanggar perintah Tuhan?
Setiap manusia tidak luput dan kesalahan dan menjadi berdosa. Jika sudah terlanjur
berbuat dosa, apakah yang akan kalian lakukan? Tuhan mengajarkan jika kita
melakukan dosa segera mengakui di hadapan Tuhan, segera bertobat dan mohon pengampunan dosa kepada-Nya.

2.  Kata bertobat berasal dari kata Tabat yang berarti berputar, berbalik kembali.
Bertobat adalah berbalik dan jalan dosa dan memulai melangkah pada jalan Allah yang benar. Perubahan pikiran dari yang tidak tahu, tidak mengerti, tidak sadar
akan dosanya, la memiliki keinginan untuk mengubah cara pikir lama yang berdosa,
menjadi bertekat untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi bertobat atau pertobatan adalah perubahan pikiran disertai dengan penyesalan dan perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan hati.

3. Tahukah kalian bahwa pertobatan melibatkan 3 hal mendasar dalam diri manusia.

Tiga hal itu adalah:
1. pikiran
2. perasaan atau emosi
3. kehendak atau keinginan.

4. Apa alasannya sehingga setiap orang percaya harus bertobat?
Alasannya: karena setiap manusia adalah orang berdosa.

5. Rasul Paulus dalam Roma 3:24 menjelaskan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Karena manusia adalah pribadi yang lemah dan terbatas, seringkali jatuh dalam dosa, maka setiap saat harus mengakui dosa dan kesalahan di hadapan Allah.
Alasan lain yang mengharuskan seseorang untuk bertobat adalah keselamatan yang sudah diberikan Tuhan Yesus, harus disambut dengan mewujudkan hidup
dalam pertobatan. 

Dalam Lukas 9: 10 dikatakan, "Sebab anak manusia datang
untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
Yesus setia dan bersabar menunggu setiap manusia untuk datang dan menyesali dosa-dosanya.

Yohanes adalah anak dari
Bapa Zakaria, seorang imam.
Yohanes memberitakan
kedatangan Tuhan Yesus
sebelum Tuhan Yesus datang
ke dunia.

Yohanes datang ke padang
gurun Yudea dan berkotbah
tentang pertobatan. Yohanes
memakai baju dari bulu unta,
ikat pinggang dari kulit,
makanannya belalang dan
madu hutan. la berseru dan
berkata kepada banyak orang,
"Bertobatlah dari dosa-dosamu, karena Allah akan segera memerintah sebagai
Raja!"

Apa yang dikotbahkan oleh Yohanes, sama seperti yang pernah dikatakan oleh
Nabi Yesaya, "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah
jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
Banyak orang datang dari Yerusalem, Yudea, dan daerah di sekitar sungai Yordan,
mendengarkan pengajaran Yohanes dan mengakui dosa-dosa, mereka kemudian minta dibaptis. Termasuk orang Farisi dan Saduki ikut mendengarkan
pengajarannya, tapi tidak mau bertobat sehingga Yohanes marah kepadanya.

Dalam khotbahnya, Yohanes telah mengingatkan agar setiap orang bertobat
karena kerajaan Allah sudah dekat. (Matius 3:2)
Setiap orang yang bertobat akan memperoleh pengampunan. 
Kitab Kisah Para Rasul 3: 19 menegaskan, "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu
dihapuskan."
Orang yang telah bertobat akan memikirkan hal-hal yang baik, misalnya
Tidak memikirkan atau merancang hal-hal jahat yang dapat mencelakakan atau
melukai teman dan saudaranya.
Menggunakan mulutnya untuk mengucapkan atau mengeluarkan kata-kata yang baik. 
Menunjukkan perilaku, tindakan yang benar yang berkenan kepada Allah, bukan tindakan yang jahat. Semua perbuatan kita diketahui oleh Tuhan, maka datanglah dan mohonkan pengampunan atas segala dosa, serta berjanji tidak mengulangi dosa lagi, tapi mau hidup sesuai kehendak Tuhan yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar